Misteri Kenapa Kita Dilahirkan – Viennalate


Baru-baru ini saya flash back kembali tentang diri saya, dari lahir sampai dewasa. Aku sering bertanya pada diri saya kenapa saya dilahirkan ke dunia ini? Kenapa bukan orang lain di luar sana yang hidup sekedar sebagai hantu dunia, tanpa jiwa, tanpa harapan, hanya nyawa yang membusuk dalam raganya. Kenapa nasib seringkali mempermainkan manusia?

1. Kenapa Kita Harus Lahir ke Dunia

Dalam perjuanganku seringkali bertanya-tanya, apa alasan saya terlahir ke dunia, jika saya tidak dapat berguna bagi orang lain, saya merasa hidup saya hanya menyusahkan, serta seringkali saya berniat untuk mengakhiri hidup ini. Apa sih sebenarnya alasan kita terlahir ke dunia ini? Bagi saya sendiri jawaban dari pertanyaan ini adalah sebuah intisari dari pilihan hidup kita. Kadang kita merasa jenuh sama hidup yang kita jalani saat ini, banyak sekali lika liku kehidupan; ada senang, susah, canda, tawa, ceria dan senyum itulah realita kehidupan.

Ketika saya bertanya pada master atau profesor apapun. Kitalah yang memilih alasan kita terlahir di dunia ini. kita bisa memilih menjadi sampah dunia. Melakukan hal – hal yang tidak berguna. Merusak diri sendiri dan orang lain, serta menyebarkan kesedihan bagi dunia. Atau sebaliknya kita ingin menjadi sesuatu yang berguna bagi dunia. Mungkin dengan cara yang sederhana seperti menyayangi keluarga kita. Sebuah cara yang mudah namun seringkali kita lupa untuk melakukanya. Ya..TUHAN, mengapa aku harus dilahirkan di dunia ini?

2. Kita Lahir dan Kita yang Menentukan Akan Jadi Apa

Hidup adalah anugerah. Setidaknya, itulah kalimat yang disetujui mayoritas manusia yang ada di dunia ini. Namun tak sedikit orang yang mengatakan bahwa hidupnya itu bukanlah anugerah. Mereka merasa hidup mereka penuh ketidakadilan dan kesedihan. Bahkan mereka menganggap itu sudah bawaan lahir. Mungkin kita juga pernah merasa demikian saat tak merasakan apa yang orang-orang sebut dengan anugerah dalam mengartikan hidup.

“Aku tak ingin dilahirkan seperti ini. Jika aku bisa memilih, mungkin aku tak ingin dilahirkan ke dunia ini.”

Kalimat itu pun sering kita ucapkan. Kalimat itu seolah jadi alasan membela diri dari segala hal yang kita anggap sebagai ketidakadilan Tuhan. Mengapa kita berkata seperti itu? Bukankah semua orang di dunia ini tak ada satupun yang bisa memilih terlahir seperti apa? Tidak ada satu orang pun di dunia yang bisa meminta lahir di dunia sebagai anak orang kaya, anak pejabat, sebagai anak professor, sebagai anak pengusaha atau sebagai anak pemuka agama.

Jelas, itu tidak ada! Semuanya sama. Kita semua tidak ada yang bisa memilih dari siapa kita dulu terlahirkan. Lalu kenapa kita justru seolah menyalahkan Tuhan? Menyalahkan Tuhan tentang kenapa kita berada di kondisi seperti sekarang? Mengapa?

Pertanyaan ini benar-benar harus diresapi dan direnungkan, jangan terburu nafsu untuk tahu jawabannya, belum tentu seumur hidup sampai ajal menjelang bisa menemukan jawabannya yang sejati.

Selamat berjuang untuk menemukan jawabannya yang hakiki….

Sumber:
1. https://www.hipwee.com/opini/tak-usah-protes-kita-terlahir-seperti-apa-karena-kita-yang-menentukan-akan-jadi-apa/
2. https://www.kompasiana.com/aspin/54f934f0a333110a068b4855/kenapa-aku-harus-lahir-ke-dunia



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *